Cara Menulis Jurnal Ilmiah dan Format Penulisan yang Benar
Anda tidak tahu bagaimana menulis karya tulis jurnal dengan baik dan benar. Kebanyakan pemula justru sering salah dalam format penulisannya bagian stuck di ide. Dan akhirnya mengalami jalan buntu.
Padahal, dengan memahami struktur dan langkah-langkahnya, siapa pun yang sedang melakukan penelitian dapat menyusun jurnal secara sistematis dan mudah dipahami.
Jurnal ilmiah bukan sekadar kumpulan tulisan dan data, tetapi merupakan sarana untuk menyampaikan hasil penelitian secara objektif, terstruktur, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Oleh Karena Itu, Pemula Wajib Tahu Ini
Cara Menulis Jurnal Ilmiah dengan Rapih
Jurnal ilmiah sendiri merupakan karya tulis akademik yang berisikan hasil penelitian, kajian, atau pemikiran ilmiah yang disusun secara sistematis berdasarkan metode dan sumber yang dapat dipertanggungjawabkan.
Cirinya mudah diketahui yaitu tulisannya wajib menggunakan bahasa formal dan subyektif. Dan harus berdasarkan data dan metode penelitian.
Anda juga perlu memperhatikan bagian penting dari karya ilmiah tersebut. Yaitu:
Struktur umum dari jurnal ilmiah yang akan ditulis:
- Judul
- Nama penulis dan afiliasi
- Abstrak
- Kata kunci
- Pendahuluan
- Tinjauan pustaka atau landasan teori
- Metode penelitian
- Hasil dan pembahasan
- Kesimpulan
- Daftar pustaka
Memahami cara menulis jurnal ilmiah yang benar menjadi langkah penting agar hasil penelitian tidak hanya tersusun dengan baik, tetapi juga memiliki nilai akademik.
Mulai dari menentukan judul, membuat abstrak, menyusun pendahuluan, memilih metode penelitian, hingga menulis daftar pustaka, setiap bagian itu memiliki aturan yang perlu diperhatikan.
Agar dapat dibuat secara maksimal, Anda bisa mengikuti cara menulis jurnal ilmiah yang benar secara singkat dibawah ini:
- Tentukan topik penelitian
- Buat judul menarik dan spesifik
- Tulis “Abstrak”, ini merupakan ringkasan penelitian. Umumnya terdiri dari sekitar 150–250 kata, tetapi jumlah kata harus mengikuti pedoman jurnal yang dituju.
Abstrak biasanya terdiri dari:
√ Latar belakang atau masalah.
√ Tujuan penelitian.
√ Metode penelitian.
√ Hasil penelitian.
√ Kesimpulan.

- Tulis “Pendahuluan”.
- Lalu buat kerangka isi jurnal ilmiah seperti yang wajib ada yaitu: terdapat landasan teori berisi konsep dan teori yang digunakan sebagai dasar penelitian.
- Cantumkan “Metode penelitian”.
- Tulis “Hasil dan Pembahasan”, data dapat ditampilkan dalam bentuk tabel, grafik, atau uraian sesuai kebutuhan.
- Buat kesimpulan secara ringkas dan juga wajib menyertakan sumber konkret.
- Susun “Daftar Pustaka” sebagai langkah terakhir.
Terakhir, Format Penulisan Jurnal yang Benar
Dari langkah yang dijelaskan secara singkat, Anda wajib mengikuti format penulisan jurnal ilmiah dengan: ‘Urutan Sederhana”=
JUDUL
↓
NAMA PENULIS & AFILIASI
↓
ABSTRAK
↓
KATA KUNCI
↓
PENDAHULUAN
↓
TINJAUAN PUSTAKA
↓
METODE PENELITIAN
↓
HASIL DAN PEMBAHASAN
↓
KESIMPULAN JURNAL
Anda juga bisa mencari template Jurnal Ilmiah sebagai bahan referensi. Tapi tetap untuk penulisan dan isiannya, Anda wajib mengikuti cara diatas.
Dengan mengikuti format yang sesuai, menggunakan sumber yang terpercaya, hingga mencantumkan sitasi dengan benar dapat menjadi lebih terarah dari segi semuanya.
Yang terpenting, jurnal ilmiah harus menyajikan penelitian secara objektif, berdasarkan data, dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.






