Penulis Palsu Bersiaplah! Kalian Bakal Dibanned Google, 3 Dampak untuk Situsmu!
WOW! akhir-akhir ini Google mengeluarkan peringatan keras untuk penulis-penulis palsu yang bukan ahlinya.
Contoh-contohnya adalah foto wajah yang Menghasilkan AI, nama-nama fiktif, website yang berisi artikel AI dan kredensial palsu yang digunakan untuk menyiratkan keanggotaan palsu.
Hal ini berkaitan dengan praktik yang kami sebut “kepenulisan palsu”, dimana seseorang yang bukan ahlinya menulis di konten website lalu menggunakan teknik black hat untuk memanipulasi situs agar bisa halaman 1 dengan cepat.
Pedoman Google Siap Menghukum Para Penulis Palsu

Begini, penulis palsu dalam sebuah situs mereka yang jarang mengupdate artikel dan juga memberikan informasi berdasarkan chat GPT bahkan hampir 100% semuanya copas alias copy paste.
Panduan Google tentang pembuatan konten yang bermanfaat, andal, dan mengutamakan manusia kini diperingatkan terhadap profil kreator palsu.
Halaman tersebut mencantumkan foto profil yang Menghasilkan AI, nama fiktif, dan kredensial palsu sebagai contoh ketika digunakan untuk membuat konten tampak seperti ditulis oleh pakar manusia.
Tiara Sunflower mengambil data melalui situs ini : ( PEDOMAN GOOGLE OKTOBER 2026-DESEMBER 2027 TENTANG ATURANNYA )
Versi halaman Search Central Google yang bertanggal 1 Oktober memasukkan ide-ide tersebut ke dalam panduan yang ditulis untuk pemilik situs.
Disebutkan juga bahwa penipuan membuat halaman tidak dapat dipercaya oleh “sistem kualitas otomatis Google dan menyebutnya sebagai” sinyal halaman berkualitas rendah bahkan tidak berperingkat.
Dan yang dikatakan Google cukup sederhana:
“Hindari penggunaan informasi kepengarangan yang melayang. Memalsukan profil kreator (seperti menggunakan profil yang Menghasilkan AI, nama fiktif, atau kredensial palsu agar konten tampak seolah-olah ditulis oleh manusia) adalah bentuk penipuan. Segala bentuk penipuan membuat halaman tidak dapat dipercaya baik oleh pengguna maupun sistem kualitas otomatis kami, dan merupakan sinyal halaman berkualitas rendah, bahkan bisa kami banned”.
Jadi ketika Anda menulis artikel di situs itu perlu melampirkan 3 hal yaitu: foto, judul yang tidak membungkus hingga melampirkan video wawancara terupdate (jika portal). Tapi jika hanya situs informasi:
Anda cukup melampirkan bukti portofolio klien-klien, memberikan informasi sesuai fakta bukan menggunakan Chat GPT/AI, dan membuat pengalaman kerja atau keahlian yang nyata.
Apa dampaknya?
Google menyarankan agar website menjelaskan siapa yang membuat konten, terutama ketika byline memang relevan.
Ketika Anda menyebutkan siapa Anda, lalu alamatnya jelas, hingga isi kontennya bermanfaat semua maka situs website Anda dipercaya oleh Google.
Artikel yang terlalu tipis, berulang, tidak informatif, atau dibuat terutama untuk mesin pencari perlu menghapusnya sebelum mereka menghapusnya.
Dampaknya singkat: dalam 6 bulan bisa saja situs Anda mengalami de-Index hingga setiap Anda menambahkan postingan selalu tidak terindeks.
Bahkan hampir ribuan halaman Anda dapat mengalami penurunan drastis hingga kata kunci yang kehilangan posisi.
Strategi SEO jangka panjang bukan sekadar membuat artikel sebanyak mungkin, tetapi membangun website yang memberikan manfaat nyata kepada pembaca.
Disinilah pedoman Google Spam Update terus diperbarui setidaknya setiap beberapa bulan sekali. Anda bisa menyimpan artikel ini sebagai panduan.






